Sunday, August 18, 2013

Materi Dasar yang Wajib Tahu Bagi seorang Taekwondoin

Materi Dasar yang Wajib Tahu Bagi seorang Taekwondoin - Taekwondo merupakan olahraga beladiri modern yang berasal dari beladiri tradisional bangsa korea. Taekwondo sendiri mempunyai arti tae yang berarti kaki, kwon berarti tangan dan do yang berarti seni atau cara mendisplinkan diri. Maka jika diartikan secara sederhana taekwondo berarti seni atau cara mendisiplinkan diri atau seni beladiri yang menggunakan teknik kaki dan tangan kosong. Di Indonesia sendiri Taekwondo telah dipertandingkan sebagai cabang olahraga resmi dalam Pekan Olahraga Nasional (PON). Kompetisi olahraga ini pertama dipertandingkan di Indonesia Pada PON XI di Jakarta tahun 1984. Pada postingan salemharp blog kali ini akan membahas materi dasar atau pemula yang wajib diketahui oleh seorang taekwondoin. Berikut ulasannya





Filosofi Sabuk (Tingkatan)

1.     Putih melambangkan kesucian, awal/dasar dari semua warna, permulaan. Di sini para taekwondoin mempelajari jurus dasar (gibon) 1

2.     Kuning melambangkan bumi,disinilah mulai ditanamkan dasar-dasar TKD dengan kuat.Mempelajari gibon 2 dan 3. Sebelum naik sabuk hijau biasanya naik ke sabuk kuning strip hijau terlebih dahulu.

3.     Hijau melambangkan hijaunya pepohonan, pada saat inilah dasar TKD mulai ditumbuhkembangkan.(mempelajari taeguk 2). Sebelum naik ke sabuk biru biasanya naik ke sabuk hijau strip biru terlebih dahulu.

4.     Biru melambangkan birunya langit yang menyelimuti bumi dan seisinya,memberi arti bahwa kita harus mulai mengetahui apa yang telah kita pelajari.(mempelajari taeguk 4). Sebelum naik sabuk merah biasanya naik ke sabuk biru strip merah terlebih dahulu.

5.     Merah melambangkan matahari artinya bahwa kita mulai menjadi pedoman bagi orang lain dan mengingatkan harus dapat mengontrol setiap sikap dan tindakan kita.(mempelajari taeguk 6). Sebelum naik sabuk hitam, biasanya naik ke sabuk merah strip dua dan merah strip satu dahulu. Maksud dari matahari adalah tingkaran di mana seorang sabuk merah memberi kehangatan atau dalam arti denotasi mulai memberi ilmu atau bimbingan.

6.     Hitam melambangkan akhir, kedalaman, kematangan dalam berlatih dan penguasaan diri kita dari takut dan kegelapan. Hitam memiliki tahapan dari Dan 1 hingga Dan 9. Juga melambangkan alam semesta.

Terminologi Tae Kwon Do

1.     Sabeum = Instruktur

2.     Sabeum Nim = Instruktur Kepala

3.     Seonbae = Senior

4.     Hubae = Junior

5.     Tae Kwon Do Junshin = Prinsip Ajaran Tae Kwon Do

6.     Muknyeom = Meditasi

7.     Dobok = Seragam Tae Kwon Do

8.     Ti = Sabuk Latihan

9.     Oen = Kiri

10. Oreon = Kanan

11. Joonbi = Siap

12. Sijak = Mulai (Tanpa Komando(biasa dilakukan di poomse))

13. Kalryeo = Stop (Sementara)

14. Keysok = Lanjutkan

15. Keuman = Selesai

16. A Nee = Tidak

17. Yee = Ya

18. Eolgol = Sasaran atas (Kepala)

19. Moumtong = Sasaran tengah (Badan)

20. Arae = Sasaran bawah (Pinggang kebawah)

21. Kyungrye = Hormat

22. Chariot = Mempersiapkan Diri

23. Nici= Sekian

24. Belci Ki Manisi = Tempat Istirahat

25. Menicip = Pengawas Taekwondo

26. Dobeon = Dua Kali

27. Sambeon = Tiga Kali

28. Illjang = Satu

29. Yeejang = Dua

30. Samjang = Tiga

31. Sahjang = Empat

32. Ohjang = Lima

33. Yukjang = Enam

34. Chiljang = Tujuh

35. Paljang = Delapan

Pukulan

1.     Yeop Jireugi = Pukulan Samping

2.     Chi Jireugi = Pukulan Dari Bawah Keatas

3.     Dolryeo Jireugi = Pukulan Mengait

4.     Pyojeok Jireugi = Pukulan dengan Sasaran

5.     Momtong Jireugi = Pukulan Mengarah ke Tengah (Pukulan Mengarah ke Ulu Hati)

6.     Are Jireugi = Pukulan ke bawah

7.     Oreon Jireugi = Pukulan Dengan Tangan Kanan Yang Dilakukan Sambil Menendang (ap chagi)

8.     Eolgol Jireugi = Pukulan ke Atas (Pukulan Mengarah ke Kepala)

9.     Hengek = Menunduk

10. Ap Joonbi = Siap

11. Tumbuh Jireugi = Tumbuh Noh

Tendangan

1.     Ap Chagi = Tendangan depan ke arah perut menggunakan kaki depan

2.     Dollyo Chagi = Tendangan dari arah samping

3.     Yeop Chagi = Tendangan samping menggunakan pisau kaki

4.     Dwi Chagi = Tendangan belakang

5.     Twieo Dwi Chagi = Tendangan belakang yang dilakukan sambil melompat

6.     Twieo Yeop Chagi = Tendangan samping yang dilakukan sambil melompat

7.     Goley/nare chagi = Tendangan ganda

8.     Sip Chagi An Chagi = Tendangan yang dilakukan sambil melompat dan tangkisan aremaki

9.     Penriyti Chagi = Tendangan keliling.

10. Dwi Hurigi = Tendangan berputar melalui belakang.

11. Del'o chigi = Tendangan mencangkul ke arah kepala menggunakan tumit

Tangkisan

1.     Aremagi = Tangkisan ke arah bawah untuk menangkis tendangan

2.     Eolgol Ceceumaki = Tangkisan ke arah kepala

3.     Bakat Momtong Bakat Magi = Tangkisan dari arah dalam menggunakan bagian dalam lengan bawah.

4.     Bakat Momtong An Magi = Tangkisan dari arah dalam menggunakan bagian luar lengan bawah.

5.     An Magi = tangkisan dari arah luar.

6.     Bina Magi an magi = tangkisan yang dimulai dari lengan bawah dan saat masuk ke dalam harus melalui lengan atas.

7.     An palmok montong bakat magi = tangkisan ke arah lengan bawah

Tiga materi dalam latihan

1. Poomsae atau rangkaian jurus adalah rangkaian teknik gerakan dasar serangan dan pertahanan diri, yang dilakukan melawan lawan yang imajiner, dengan mengikuti diagram tertentu. Setiap diagram rangkaian gerakan poomse didasari oleh filosofi timur yang menggambarkan semangat dan cara pandang bangsa Korea.

2. Kyukpa atau teknik pemecahan benda keras adalah latihan teknik dengan memakai sasaran/obyek benda mati, untuk mengukur kemampuan dan ketepatan tekniknya. Obyek sasaran yang biasanya dipakai antara lain papan kayu, batu bata, genting, dan lain-lain. Teknik tersebut dilakukan dengan tendangan, pukulan, sabetan, bahkan tusukan jari tangan.

3. Kyoruki atau pertarungan adalah latihan yang mengaplikasikan teknik gerakan dasar atau poomse, dimana dua orang yang bertarung saling mempraktekkan teknik serangan dan teknik pertahanan diri.

Kuda-kuda atau Seogi yang terdiri dari :

Apseogi : adalah kuda-kuda dengan posisi berjalan. Kaki depan menahan 70% berat badan.

Apkoobi : adalah kuda-kuda dengan dengan posisi kedua kaki dibuka kira-kira selebar bahu dengan membentuk sudut 45 derajat.

Dwitkoobi : adalah kuda-kuda dengan posisi kedua kaki dibuka lebar, berat badan 90% berada pada kaki belakang.

Beom Seogi : adalah kuda-kuda dengan posisi mirip dengan posisi harimau pada saat hendak melompat. Kaki belakang lurus, ditekuk, kaki depan agak maju, dengan posisi kaki jinjit. Keduanya membentuk sudut 45 derajat.

Moa Seogi : adalah kuda-kuda dengan posisi kaki rapat, posisi badan tegak lurus.

Apjoochoom : adalah kuda-kuda dengan posisi kedua kaki dibuka selebar bahu  kearah depan, ditekuk.

Pyeonhi Seogi : adalah kuda-kuda dengan posisi kedua kaki dibuka lebar kesamping kanan kiri. Posisi ini biasanya menjadi posisi siap melakukan gerakan teknik dasar.

Koa Seogi : adalah kuda-kuda dengan posisi kedua kaki disilangkan, mengangkat ujung kaki belakang (jinjit), dengan menekan kedua lutut.

Haktari Seogi : adalah kuda-kuda dengan posisi mengangkat salah satu kaki dan meletakkannya disamping lutut yang lain.

Haktari Ogeum Seogi : adalah kuda-kuda dengan posisi sama dengan kudakuda Haktari Seogi, hanya saja kaki yang lain dibiarkan menggantung.

Joochoom Seogi : adalah kuda-kuda dengan posisi membuka kedua kaki lebar kesamping, lutut ditekuk.

0 komentar:

Post a Comment

Jika kamu ingin berkomentar di blog ini, dimohon untuk tidak berkata kasar, porno maupun sara.
Salemharp akan senang jika kamu menghargai setiap postingan dengan berkomentar di bawah ini..

Follow Salemharp Blog

 
Copyright © . Salemharp Blog - Posts · Comments
Developer By Roni Semendawai || Powered by Blogger