Monday, July 1, 2013

Memelihara Ikan Cupang dan Mengetahui Jenis-jenis nya

Memelihara Ikan Cupang dan Mengetahui Jenis-jenis nya - Dahulu sewaktu saya masih menduduki bangku Sekolah Dasar saya sangat hobi akan mengoleksi ikan cupang dan sering kali untuk menantang teman-teman saya untuk beradu dengan cupang yang saya miliki. Namun tahukah sobat bahwa ikan cupang banyak sekali jenis-jenis nya??? dan pada postingan kali ini salemharp blog akan membahas mengenai ikan cupang, dari mulai mengetahui jenis-jenisnya sampai makanan buatan untuk ikan cupang.


Jenis Ikan Cupang Perkembangan variasi ditinjau dari segi bentuk dan warna terbilang pesat dalam beberapa generasi terakhir. Beberapa jenis cupang yang dikenal sekarang ini:

  • Betta pugnax (Forest Betta)
  • Betta taeniata (Banned Betta)
  • Betta macrostoma (Bruney Beauty)
  • Betta unimaculata (Golden Slender)
  • Betta picta (Painted Betta)
  • Betta anabantoides (Pearly Betta)
  • Betta edithae (Betta Brederi)
  • Betta foerschi (Purple Saphire Betta
    Ikan cupang di atas dikenal sebagai mouth breeder yaitu ikan cupang yang mengerami telurnya di dalam mulut, sedangkan kelompok di bawah ini yang merupakan kerabat ikan cupang (betta), yang membangun sarangnya dengan busa (bublle nest).
    • Betta akarensis (Sarawak Betta)
    • Betta coccina (Clorat’s Betta)
    • Betta bellica (Standard’s Betta)
    • Betta tesyae (Peaceful Betta)
    • Betta smaragdina (Emerald Betta)
    • Betta imbelis (Slugger’s Betta)
    • Betta splendens (Siamese Fighting Fish)
    • Jenis ikan cupang lain yang dikenal sebagai :
    • Betta albimarginata
    • Betta channoides
    • Betta balunga
    • Betta breviobesus
    Cara Merawat Ikan Cupang :Air pengganti pun tidak boleh sembarangan dan sebaiknya air yang akan dimasukkan disaring dan endapkan terlebih dahulu selama 24 jam lamanya dengan maksud agar kandungan zat kapur yang ada di dalam air bisa benar benar mengendap sebelum air itu dimasukkan kedalam tempat ikan cupang, air juga bisa diberi garam ikan, ataupun obat lain yang digunakan untuk membunuh kuman kuman dalam air hal ini dilakukan untukk mengantisipasi agar ikan tidak cepat terserang penyakit.

    Tempat Pemeliharaan Ikan Cupang:
    Ikan cupang dapat dirawat dalam gelas atau toples namun alangkah baiknya jika tempat ikan cupang lebih luas untuk menghindari ikan menjadi lemas.

    Makanan Ikan Cupang:
    Ikan cupang ini bisa dibilang mudah dalam pemberian asupan makanan Ikan Cupang cupang dapat bertahan hidup meskipun tidak makan dalam jangka waktu 3 hari, makanan ikan ada dua jenis yakni makanan alami dan buatan.

    Makanan Alami Ikan Cupang:
    Makanan alami ikan ada beberapa yang biasanya diberikan jentik-jentik nyamuk, cacing darah, ataupun kutu air. makanan alami ini sangat bagus bagi kesehatan dan kegesitan ikan, asalkan pemberian makanannya diberikan secara teratur, dan Untuk ikan cupang dewasa sebaiknya diberikan jentik-jentik nyamuk atau cacing darah, sedangkan untuk ikan cupang yang masih dalam tahap pertumbuhan lebih disarankan menggunakan pakan kutu air lebih lebih untuk Ikan Cupang yang baru lahir.\

    Makanan Buatan Ikan Cupang:
    Makanan buatan pabrik ini sangat mudah dan banyak didapatkan di toko-toko ikan di tempat anda nama dan jenisnya pun sangat banyak dan berfarisi jadi, saya tidak akan memperkenalkan satu persatu, makanan ini pun sangat baik bagi ikan ikan Hias pada umumnya karena mempunyai kandungan protein yang cukup tingi yang dapat mencerahkan warna dari ikan itu sendiri.

    Langkah-langkah Pemijahan :
    • Pilihlah induk yang baik dan jantan yang cantik dan agresif.
    • Pisahkan antara induk jantan dan induk betina dan diberi makan yang cukup selama 4 s.d. 5 hari.
    • Masukkan induk jantan dan induk betina kedalaman tempat pemijahan (toples, aquarium, ember, baskom) yang telah diberi
    • Tanaman air (eceng gondok atau serabut rapia dengan kedalaman air ± 25 cm).
    • Setelah 2-3 hari akan terlihat telur menempel pada daun atau rapia.
    • Pindahkan yang betina dan beri makan secukupnya.
    • Selama 2-3 hari anak ikan tersebut tidak diberi makan karena masih ada persediaan kuning telur dalam tubuhnya.
    • Selama 2-3 hari kemudian anak-anak ikan tersebut perlu diberi makan infosuria selama 3 hari kemudian diberi makan kutu air yang disaring selama 10 hari dan setelah itu dapat diberi kutu air tanpa disaring.

    Ciri – Ciri Cupang Adu Super
    1. Ring mulut rapat mengatup sempurna, menghasilkan gigitan yang melukai lebih dalam
    2. Bentuk tubuh proposional, tidak terlalu gemuk dan tidak terlalu tirus. Bisa berguna agar pola penyerangan dan pertahanan lebih kompleks.
    3. Pangkal ekor agak tebal atau tidak terlalu kecil memanjang. Pola pangkal seperti ini kebanyakan punya power pukulan lebih besar, sehingga menimbulkan efek ngeri pada ikan lawan
    4. Bulu ekor, bulu dorsal dan bulu anal sebaiknya sudah di salon, agar tidak memperlambat ikan sewaktu melakukan penyerangan. Jika bulu terlalu gondrong bisa juga menyebabkan lawan memiliki kesempatan merusak lebih besar.
    5. Report di beberapa level kalangan masih bagus alias champion
    Itulah tadi beberapa bahasan mengenai ikan cupang,, sekian postingan kali ini dari salemharp blog. Semoga bermanfaat dan terimakasih telah mengunjungi salemharp blog. :)

    1 komentar:

    Jika kamu ingin berkomentar di blog ini, dimohon untuk tidak berkata kasar, porno maupun sara.
    Salemharp akan senang jika kamu menghargai setiap postingan dengan berkomentar di bawah ini..

    Follow Salemharp Blog

     
    Copyright © . Salemharp Blog - Posts · Comments
    Developer By Roni Semendawai || Powered by Blogger